Kapten Celta Vigo, Iago Aspas, belum menutup kemungkinan untuk melanjutkan kariernya musim depan meski kini berusia 38 tahun. Kontrak striker legendaris ini akan berakhir pada akhir musim, dan ia kini mengambil peran yang lebih fleksibel setelah kedatangan Fer Lopez sebagai pemain pinjaman dari Wolves.

Aspas mengaku belum menetapkan keputusan terkait pensiun atau perpanjangan kontrak. Ia ingin mempertimbangkan perasaannya sendiri dan berbicara dengan pihak klub, khususnya Marco Garces, direktur olahraga Celta Vigo. Keputusan apapun akan ia ambil dengan penuh rasa syukur terhadap klub yang telah menjadi rumahnya selama bertahun-tahun.
Pemain asal Spanyol ini menekankan bahwa keputusan masa depannya juga akan dipengaruhi kondisi fisik dan motivasi. Aspas tetap merasa bugar, bermain hampir di setiap pertandingan, dan mampu berkontribusi sebagai starter maupun pengganti.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Peran Baru Sebagai Pelapis Fer Lopez
Dengan kedatangan Fer Lopez, Aspas kini berperan sebagai cadangan strategis bagi penyerang muda tersebut. Ia menerima peran ini dengan profesionalisme dan siap mendukung tim kapanpun dibutuhkan. Perubahan ini menunjukkan kedwasaan Aspas dalam menghadapi transisi karier.
Aspas mengakui bahwa setiap pemain tentu ingin bermain penuh, namun ia memahami pentingnya fleksibilitas dalam tim. Pelatih Claudio Giraldez kerap menjelaskan strategi dan keputusan terkait siapa yang akan dimainkan di setiap pertandingan.
Sebagai contoh, saat melawan Lille, Aspas diberitahu bahwa ia akan masuk menggantikan pemain lain sesuai kebutuhan taktik. Ia menyadari bahwa perannya kini lebih strategis dan taktis, berkontribusi sesuai kebutuhan tim, bukan hanya mencetak gol.
Baca Juga: Gilberto Silva Sarankan Arsenal Datangkan Rodrygo, Ini Alasannya
Profesionalisme dan Dedikasi Aspas

Aspas tetap menjadi teladan profesionalisme bagi rekan-rekannya di Celta Vigo. Meski usia menua, ia mampu menjaga kondisi fisik dan mental agar tetap siap tampil di setiap laga. Dedikasinya menunjukkan bahwa pengalaman bisa menjadi aset berharga bagi tim.
Ia menekankan pentingnya komunikasi dengan pelatih, memahami rencana permainan, dan bersiap menghadapi berbagai situasi di lapangan. Sikap ini membuatnya tetap relevan, baik sebagai starter maupun pengganti strategis.
Selain kontribusi di lapangan, kehadiran Aspas memberi dampak positif bagi pemain muda. Ia berbagi pengalaman dan mental juara, membantu pengembangan Fer Lopez dan pemain lainnya dalam skuad.
Masa Depan dan Pilihan Aspas
Masa depan Aspas masih menjadi tanda tanya, tetapi ia terbuka untuk melanjutkan karier jika merasa siap secara fisik dan mental. Hubungan baik dengan klub dan dukungan manajemen menjadi faktor penting dalam keputusan tersebut.
Jika memilih tetap bermain, Aspas kemungkinan akan lebih banyak berperan sebagai cadangan strategis, memberikan pengalaman dan kepemimpinan di lapangan. Fleksibilitas ini memungkinkan Celta Vigo memaksimalkan kualitas tim sambil tetap menghormati legenda mereka.
Terlepas dari keputusan akhirnya, Aspas tetap menjadi ikon Celta Vigo. Dedikasi, profesionalisme, dan kontribusinya selama bertahun-tahun menjadikannya salah satu pemain paling dihormati di klub, sekaligus inspirasi bagi generasi muda. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di football4america.com.
