Pelatih Girona, Michel, mengakui bahwa Liga Premier Inggris menjadi salah satu target ambisinya di masa depan. Meskipun saat ini ia bahagia memimpin Girona, Michel menganggap kompetisi Inggris sangat menarik karena kualitas stadion, penggemar, dan klub-klubnya yang luar biasa.

Michel bergabung dengan Girona pada musim panas 2021 dan berhasil membawa tim tersebut tampil gemilang, bahkan lolos ke kompetisi Eropa musim lalu. Namun, musim ini Girona menghadapi tantangan lebih berat, berada di peringkat kedua belas La Liga, sehingga Michel menyadari pentingnya peluang baru dalam kariernya.
“Saya belajar bahasa Inggris untuk berjaga-jaga jika ada kesempatan. Liga Premier adalah liga dengan stadion, penggemar, dan klub yang luar biasa; ini adalah liga yang sangat menarik,” ungkap Michel kepada Cadena SER. Hal ini menunjukkan keseriusannya mempersiapkan diri jika suatu saat meniti karier di Inggris.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Pengalaman dan Kualitas Pelatih Lain Jadi Inspirasi
Michel juga menyoroti beberapa pelatih top Eropa sebagai inspirasi dan pembelajaran. Ia memuji Diego Simeone di Atletico Madrid yang sukses bertahan 14 tahun di satu klub. Lalu ada juga Hansi Flick di Barcelona yang memahami para pemainnya dengan baik.
Selain itu, Michel menaruh perhatian pada Xabi Alonso sebagai pelatih muda yang memiliki ide menarik, meski ia ragu Alonso bisa mengembangkan gagasannya secara maksimal. “Saya sangat menyukai apa yang saya lihat dari Xabi. Namun saya tidak tahu apakah dia mampu mengembangkan ide-idenya seperti yang dia inginkan,” kata Michel.
Pengamat menilai ketertarikan Michel terhadap pelatih top Eropa ini menunjukkan ambisinya untuk menimba pengalaman dan mempelajari berbagai filosofi sepak bola yang bisa diterapkan di level Premier League.
Baca Juga: Ancelotti Perpanjang Kontrak Bersama Timnas Brasil hingga 2030
Girona dan Tantangan La Liga

Musim ini menjadi ujian berat bagi Michel di Girona. Setelah sukses musim lalu, timnya kini berada di posisi tengah klasemen La Liga, menghadapi persaingan ketat dari klub-klub besar. Michel berusaha menjaga konsistensi dan performa tim menghadapi laga-laga sulit, termasuk pertemuan melawan Barcelona yang akan datang.
Prestasi di La Liga tetap menjadi prioritas Michel, karena stabilitas di Girona menjadi landasan penting sebelum mempertimbangkan langkah berikutnya ke Liga Premier. Ia terus membangun tim dengan kombinasi pemain muda dan berpengalaman, agar tetap kompetitif di liga domestik maupun kompetisi Eropa.
Prospek Masa Depan di Premier League
Michel disebut-sebut sebagai salah satu calon pengganti Pep Guardiola di Manchester City jika suatu saat dibutuhkan. Ketertarikannya pada Liga Premier, kemampuan beradaptasi, dan pengalaman membesut Girona membuatnya menjadi kandidat menarik bagi klub-klub Inggris.
Dengan ambisi yang jelas, Michel menyiapkan diri secara matang, termasuk mempelajari bahasa Inggris dan meneliti gaya permainan Liga Premier. Semua ini menunjukkan bahwa meski ia saat ini bahagia di Girona. Ia siap menghadapi tantangan baru jika kesempatan di Premier League datang.
Keberanian dan visi Michel menjadi bukti bahwa pelatih ini tidak hanya fokus pada prestasi saat ini. Sekalaigus merancang jalur karier yang ambisius di panggung sepak bola Eropa. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di football4america.com.
